City of Thousand Smiles

Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja, Disnaker Pangkalpinang Gelar Pelatihan Digital Marketing, MUA dan Coffee Roasting

0

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menghadiri pembukaan Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 55 peserta yang mendapatkan pelatihan pada tiga unit kompetensi, yakni Digital Marketing, Junior Make Up Artist, dan Coffee Roasting.

Pelatihan dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu. Dalam pelaksanaannya, Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang menggandeng lembaga pelatihan yang telah memiliki sertifikasi dan kompetensi sesuai dengan bidang pelatihan yang diberikan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, program pelatihan kerja dan uji kompetensi merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan serta daya saing tenaga kerja di Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, keterampilan dan kompetensi yang dimiliki tenaga kerja harus memenuhi standar yang sesuai dengan kebutuhan serta tuntutan dunia kerja.

“Di dunia ketenagakerjaan, kita harus memiliki keterampilan dan kompetensi yang memenuhi standar kerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menilai, pelatihan yang disertai dengan uji kompetensi dan sertifikasi akan memberikan nilai tambah bagi peserta. Sertifikat kompetensi tersebut nantinya dapat menjadi salah satu syarat untuk memasuki dunia kerja, tidak hanya di Pangkalpinang, tetapi juga di kota-kota besar lainnya.

Saparudin menegaskan, peningkatan kompetensi tenaga kerja tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, pelatihan dilaksanakan secara lebih intensif agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung.

“Tidak cukup hanya satu hari. Pelatihan ini dilaksanakan selama 14 hari agar peserta benar-benar menguasai keterampilan yang diberikan, mulai dari bagaimana membuat kopi, menguasai digital marketing melalui media sosial, hingga keterampilan merias,” katanya.

Ia berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh harus terus diasah agar dapat menjadi bekal dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“Jangan pernah gagal dan patah semangat. Terus latih diri dan kembangkan kemampuan yang dimiliki,” pesannya.

Selain diarahkan untuk memasuki dunia kerja, Saparudin juga mendorong peserta memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk membangun usaha secara mandiri.

Ia menyebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus mengembangkan berbagai program pelatihan dan kompetensi, termasuk pengembangan rumah produksi kopi sebagai bagian dari upaya membuka peluang usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Ini baru awal. Program rumah produksi kopi akan terus kita kembangkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan program ketenagakerjaan, termasuk melalui kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta pihak terkait lainnya.

Ia berharap kolaborasi antarlembaga dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat Pangkalpinang yang memperoleh akses terhadap pelatihan dan sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Penulis : Benny/Eka
Editor : Ira/Dedy

Leave A Reply

Your email address will not be published.