TP PKK Kota Pangkalpinang Ajak Pelajar Cegah Radikalisme dan Bijak Bermedia
PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pangkalpinang menggelar Seminar Edukasi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Cegah Radikalisasi, Jaga Generasi: Remaja Cerdas, Bijak Bermedia, Tolak Kekerasan, Perkuat Persatuan.” Kegiatan berlangsung di Balai Besar Betason, Rabu (23/9/2026).

Seminar yang diikuti para pelajar di Kota Pangkalpinang ini dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Bunda Hj. Susanti Saparudin, S.E. Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi bagi generasi muda agar lebih cerdas dalam menyikapi informasi, khususnya yang berkembang di media sosial.
Bunda Susanti mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang bukan sekadar momentum untuk merayakan bertambahnya usia kota, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjaga warisan Kota Pangkalpinang sebagai daerah yang aman, rukun, dan ramah anak.
“Peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkal Pinang bukanlah sekadar merayakan angka, melainkan momentum menjaga warisan kota yang aman, rukun, dan ramah anak. Warisan ini harus kita bentengi bersama, mulai dari rumah, sekolah, hingga ruang digital,” ujar Susanti.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial memberikan kemudahan bagi anak-anak dan remaja dalam memperoleh informasi. Namun, di sisi lain, ruang digital juga dapat menjadi pintu masuk berbagai paham yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda.
“Layar gawai di tangan anak-anak kita membawa ribuan informasi setiap detik. Sayangnya, paham radikalisme dan intoleransi kini menyelinap halus melalui media sosial, menyasar generasi muda yang sedang mencari jati diri,” katanya.
Karena itu, Bunda Susanti menekankan pentingnya peran bersama dalam mendampingi generasi muda. Menurutnya, orang tua, sekolah, pemerintah, kepolisian, serta TP PKK memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun ketahanan generasi muda.
Ia menyebut, ketahanan keluarga menjadi salah satu benteng utama dalam mencegah anak-anak mudah terpengaruh oleh paham ekstrem maupun konten negatif di ruang digital.
“Keluarga yang hangat dan terbuka akan melahirkan anak-anak yang tangguh, tidak mudah terpengaruh paham ekstrem, serta bijak bermedia sosial,” tuturnya.
Ia juga mengajak para pelajar yang mengikuti seminar untuk menjadi generasi yang mampu berpikir kritis, menggunakan media sosial secara bijak, serta berani menolak segala bentuk kekerasan dan menjaga persatuan.
“Khusus untuk anak-anak pelajar, kalian adalah penentu wajah Kota Pangkal Pinang di masa depan. Jadilah remaja yang cerdas berpikir, bijak bermedia, berani menolak kekerasan, dan selalu menjaga persatuan,” pesannya.
Bunda Susanti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya Dinas P3KAB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh panitia TP PKK Kota Pangkalpinang.
“Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Dinas P3KAB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh Panitia Tim Penggerak PKK Kota Pangkal Pinang yang telah mempersiapkan acara ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya radikalisme, pentingnya toleransi, penggunaan media sosial secara bijak, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Penulis : Ira/Seftia
Editor : Dedy/Ira