City of Thousand Smiles

Bunda PAUD Susanti Saparudin Berbaur Membersamai Ribuan Anak di Karnaval PAUD Pangkalpinang

0

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Suasana meriah mewarnai Pawai Karnaval Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang, Selasa (15/9/2026).

Sebanyak 4800 peserta didik dari 94 TK/PAUD se-Kota Pangkalpinang turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka tersebut.

Pawai karnaval dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pangkalpinang, Darwin, bersama Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., Keduanya melepas langsung anak-anak di garis start untuk mengikuti rute karnaval.

Namun, bukan sekadar melepas peserta, Susanti Saparudin juga memilih untuk turun langsung membersamai anak-anak sepanjang perjalanan. Dengan penuh keakraban, Bunda PAUD Kota Pangkalpinang itu berjalan mengikuti rute bersama para peserta hingga mencapai garis finis.

Kehadirannya di tengah-tengah peserta membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti kegiatan sembari menampilkan beragam kreativitas dan keceriaan khas anak usia dini.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Darwin, keikutsertaan ribuan anak PAUD dalam pawai karnaval menjadi bukti bahwa anak-anak sejak usia dini dapat turut mengambil bagian dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi dan kompetensi yang mereka miliki.

“Anak-anak sejak usia dini sudah dapat turut menunjukkan potensi dan kompetensi yang mereka miliki. Hari ini mereka juga menjadi bagian dalam memeriahkan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang,” ujar Darwin.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, guru, serta orang tua yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman positif bagi anak-anak untuk berani tampil, bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri.

Darwin berharap semangat dan keceriaan anak-anak dalam mengikuti karnaval dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari proses pembentukan generasi yang aktif, kreatif, dan percaya diri.

Susanti mengatakan, keikutsertaan ribuan anak dalam pawai karnaval tersebut menjadi hal yang patut diapresiasi. Menurutnya, sejak usia dini anak-anak sudah dapat diberikan ruang untuk menunjukkan potensi, kreativitas, kompetensi, sekaligus belajar berani tampil di hadapan masyarakat.

“Anak-anak ini sejak usia dini sudah bisa menunjukkan potensi dan kompetensinya. Mereka juga bisa ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Pangkalpinang,” ujar Susanti.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, guru, orang tua, serta satuan pendidikan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Bagi Susanti, keberanian anak-anak untuk mengikuti pawai di tengah keramaian merupakan pengalaman berharga dalam proses tumbuh kembang mereka. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi anak untuk membangun keberanian, kemandirian, dan rasa percaya diri.

“Yang paling penting saya senang melihat anak-anak berani ikut kegiatan ini. Mereka belajar mandiri, percaya diri, dan berani tampil bersama teman-temannya,” katanya.

Dengan berjalan bersama anak-anak hingga garis finis, Susanti juga ingin menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap anak-anak usia dini. Kehadirannya di tengah-tengah peserta membuat kegiatan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga terasa dekat dan penuh kebersamaan.

Pawai karnaval tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang. Keceriaan ribuan anak yang memenuhi ruas rute karnaval menjadi gambaran bahwa generasi usia dini juga memiliki ruang untuk mengambil bagian dalam perayaan dan pembangunan kota.

Penulis : Ira/Seftia
Editor : Dedy/Ira

Leave A Reply

Your email address will not be published.