City of Thousand Smiles

Kinerja Kesehatan Pangkalpinang Raih Peringkat III se-Sumatera, Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar

0

BATAM, DISKOMINFO — Kinerja Pemerintah Kota Pangkalpinang di bidang pelayanan kesehatan kembali mendapat pengakuan di tingkat regional. Pangkalpinang berhasil menempati peringkat ketiga se-Sumatera dalam kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.

Capaian tersebut diumumkan dalam rangkaian Forum Komunikasi Pemerintah Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Kota Batam, Rabu (12/8/2026). Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Tak hanya penghargaan, prestasi tersebut juga membawa manfaat fiskal bagi daerah. Pemerintah Kota Pangkalpinang memperoleh insentif fiskal sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah.

Posisi tiga besar di tingkat regional ini menjadi capaian penting mengingat penilaian mencakup 10 provinsi dan 154 kabupaten/kota di wilayah Sumatera.

Dalam Batch II Regional Sumatera, pemerintah daerah dinilai berdasarkan sejumlah indikator, antara lain pengelolaan sampah dan lingkungan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Untuk kategori kesehatan, penilaian berfokus pada sejauh mana masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan serta bagaimana kualitas fasilitas kesehatan dasar terus ditingkatkan.

Bagi Pemkot Pangkalpinang, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi catatan prestasi. Capaian itu dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dessy Ayutrisna menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan yang menjadi salah satu perangkat daerah yang berhadapan langsung dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan. Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dessy.

Menurut Dessy, penghargaan tersebut harus menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin capaian itu hanya berhenti pada seremoni dan penghargaan, tetapi harus memberikan dampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana penghargaan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami akan terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin baik, merata dan berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Pangkalpinang akan menjadikan capaian tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus pemacu untuk memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor.

“Prestasi ini bukan garis akhir, tetapi bagian dari tanggung jawab untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dessy.

Dengan raihan peringkat ketiga tersebut, Pemkot Pangkalpinang diharapkan mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masa mendatang. Sebab, keberhasilan pelayanan kesehatan pada akhirnya tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi dari kemudahan masyarakat memperoleh layanan yang cepat, merata, dan berkualitas.

Editor : Ira/Dedy

Leave A Reply

Your email address will not be published.