City of Thousand Smiles

Wali Kota Tegas Akan Tutup Permanen Lokalisasi Teluk Bayur dan Parit Enam

0

Pangkalpinang, Diskominfo – Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil atau akrab disapa Molen, bersepakat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang memberikan Surat Peringatan (SP) kepada para pelaku praktik prostitusi di tiga tempat yakni lokalisasi Teluk Bayur, Parit Enam dan kawasan wisata Pantai Pasir Padi yang disinyalir kerap disalahgunakan.

 

Hal ini dikatakan Molen usai memimpin Rapat koordinasi dengan Forkopimda membahas tentang penutupan dan pengosongan lokasi teluk bayur dan parit enam dari praktik prostitusi secara permanen pada hari Kamis (3/12/20) di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Wali Kota.

 

“Kami sepakat bersama-sama Forkopimda yakni pak Dandim, pak Kapolres, pak Kajari tetap komit dari awal bahwa yang namanya pekat (penyakit masyarakat) prostitusi di Pangkalpinang ini sudah hengkang jauh jauh dari kita,” jelasnya.

 

Pemkot, kata dia, akan menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1, jika dalam kurun waktu dua minggu tidak dipedulikan akan dikeluarkan SP 2 dan selanjutnya SP 3.

 

“Hari ini kami sudah sepakat akan mengeluarkan SP 1, SP 2, SP 3. Begitu selesai kalau masih juga tidak terpaksa akan kita singkirkan lah tanda kutip,” tegas Molen.

 

Sebelumnya pemkot sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi ke tempat-tempat praktik prostitusi untuk menghimbau agar mereka menutup lokalisasinya.

 

“Kalau yang kemarin sosialisasi kita himbau. Kalau sampai dua minggu dari hari ini jadinya SP 2 terus SP 3. Masih juga hajar,” ungkapnya.

 

Molen yakin masyarakat akan mendukung kebijakan ini dan menargetkan  pada awal tahun depan Kota Pangkalpinang sudah bersih dari praktik prostitusi.

 

“Tidak mengakui sulit tapi kan ini manusia, manusia juga kan harus kita sikapi, dimanusiakan,” lanjutnya.

 

Karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pangkalpinang, pekerja yang berasal dari luar daerah Bangka akan dipulangkan ke tempat asalnya. Sedangkan untuk yang memiliki usaha di sekitar lokalisasi tersebut akan dicatat dan diberikan pekerjaan.

 

“Tolong dicatat bahwa nanti akan kita catat orang-orang yang mungkin orang Bangka, orang Pangkalpinang yang kerja di situ, yang mungkin jualan kelontong di sana atau apa keamanan, itu kita catat kita akan kita kasih pekerjaan,” pungkas Wali Kota yang menjabat sejak 2018.

Sumber: 
Diskominfo Kota Pangkalpinang
Penulis: 
Seftia | Maya
Fotografer: 
Coy
Editor: 
Bagja
Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page