Pelantikan Pengurus PGID Pangkalpinang, Wali Kota Ajak Perkuat Toleransi Antarumat
PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menghadiri pelantikan pengurus baru Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kota Pangkalpinang periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Balai Besar Betason Kota Pangkalpinang, Senin (28/9/2026).

Pengurus PGID Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 dilantik langsung oleh Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, serta perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menyampaikan bahwa PGID memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kerukunan umat beragama di Kota Pangkalpinang.
Ia berharap kepengurusan PGID yang baru dapat semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada umat maupun masyarakat Kota Pangkalpinang.
“Semoga ke depannya semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada umat maupun masyarakat Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan PGID yang baru diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam menciptakan iklim yang kondusif, baik dalam kehidupan peribadatan, keagamaan, maupun sosial budaya di Kota Pangkalpinang.
“Mudah-mudahan ini bisa menambah kekuatan dan sinergitas kita dalam menciptakan iklim yang kondusif, baik dari sisi peribadatan, keagamaan maupun sosial budaya di Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.
Prof. Saparudin juga mendorong pengurus PGID yang baru untuk menjalankan tanggung jawab moral dalam memupuk persatuan dan toleransi antarumat beragama.
Ia berharap PGID dapat menjadi wadah yang menyatukan gereja-gereja di bawah naungan PGID Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat persatuan umat Kristiani.
“Harapannya, PGID dapat menyatukan gereja-gereja di bawah naungan PGID Kota Pangkalpinang dan menyatukan umat Kristiani. Tentunya dengan terus menjalin sinergisitas, kerukunan dan solidaritas dengan umat agama lainnya,” katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, kehidupan beragama dan sosial kemasyarakatan di Kota Pangkalpinang dapat terus berjalan secara harmonis.
Penulis : Benny/Eka
Editor : Ira/Dedy