City of Thousand Smiles

Pemerintah Kota/Kabupaten Didorong Melaksanakan Program PISA Kemendikbud Tahun 2021

0

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Suryo Kusbandono bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi menghadiri acara koordinasi, sinkronisasi dan silaturahmi dengan Dewan Pendidikan Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung membahas eksistensi Dewan Pendidikan dan masalah-masalah pendidikan yang mutakhir di Babel.

Acara yang berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur juga membahas pelaksanaan program PISA (Programme for International Student Assesment).

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menuturkan pemprov mendorong adanya sinergitas dari pemerintah kabupaten/ kota se-Provinsi dalam persiapan pelaksanaan program tersebut di tahun 2021.

“Dengan dukungan Dewan Pendidikan Provinsi Kep. Babel, PGRI, LPMP dan juga Pemerintah Kabupaten/ Kota, kita harus bersinergi untuk dapat menjalankan program PISA yang sudah diprogramkan Pemerintah Pusat,” ujar Erzaldi, Jumat (15/1/2021).

Menurutnya pelaksanaan program PISA dari Kemendikbud RI tidak saja diperuntukkan bagi jenjang sekolah menengah atas. Tapi program ini juga menyasar kompetensi dilevel sekolah dasar yang menjadi domain dinas pendidikan yang ada di kabupaten/ kota

“Dengan adanya kerja sama diharapkan ketika Tim Kemendikbud datang untuk asesmen, maka ada persamaan visi antara provinsi dan kabupaten/ kota,” terang Erzaldi

Pelaksanaan program PISA melalui Asesmen Nasional akan diterapkan di Babel pada tahun 2021, yang bertujuan memperbaiki mutu pembelajaran.

Sebelumnya dalam Rapat Kabinet Terbatas melalui konferensi video di Jakarta, Jumat (3/4/2020) lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudyaan Nadiem Anwar Makarim menyampaikan telah menyiapkan lima strategi menjalankan pembelajaran holistik demi mengembangkan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

Strategi yang disiapkan oleh Nadiem untuk mengerek nilai PISA dan kualitas SDM hasil pendidikan Indonesia adalah pertama, transformasi kepemimpinan sekolah; kedua, transformasi pendidikan dan pelatihan guru. Ketiga, penyederhanaan kurikulum. Strategi keempat, menerapkan standar penilaian global dan kelima, kemitraan dengan daerah dan masyarakat sipil. (Bagja)

Sumber: 
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang
Penulis: 
Bagja
Fotografer: 
Bagja
Editor: 
Ira | Zulfahmi
Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page