City of Thousand Smiles

Tak Kenal Maka Tak Kebal, Jangan Sepelekan Cara Kerja Vaksin

0

Pangkalpinang, Diskominfo – Vaksin menciptakan sistem kekebalan tubuh secara spesifik atau khusus untuk dapat melawan penyakit tertentu. Vaksin diberikan sebagai upaya pencegahan penyakit. Kalimat Tak Kenal Maka Tak Kebal yang sering didengar dan banyak dijumpai diberbagai iklan luar ruangan, bukan lah semata-mata jargon terkait program vaksinasi dimasa pandemi Covid-19. Kalimat tersebut mempunya makna dan manfaat yang besar jika diimplementasikan.

 

Juru Bicara Satgas COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan, tubuh memiliki sistem imun yang berfungsi melindungi dari serangan virus atau bakteri. Vaksin membantu menciptakan sistem kekebalan tubuh secara spesifik untuk melawan penyakit tertentu. Sistem imun ini membutuhkan pengenalan terhadap jenis-jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Sehingga apabila di kemudian hari virus atau bakteri itu masuk ke dalam tubuh maka sudah siap untuk melawan dan akhirnya dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut.

 

”Vaksin diberikan saat kita sehat. Berbeda dengan obat yang diberikan setelah kita sakit. Kita sebenarnya sudah mengenal vaksin sejak lama. Bahkan, sebagian besar dari kita sudah menerima vaksin sejak kita kecil melalui imunisasi dengan cara disuntikkan maupun diteteskan ke dalam mulut,” kata dr Reisa dalam keterangan pers yang dilakukan secara virtual di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Jumat (27/11/2020).

 

Vaksin berfungsi membuat tubuh menjadi kenal lalu kebal terhadap suatu penyakit. Cara kerjanya setelah masuk ke tubuh, langsung mendeteksi sebagai sebuah ancaman infeksi.

 

Tubuh kemudian akan membentuk sistem untuk membuat kekebalan tubuh atau antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit. Tubuh akan mengingat apa yang harus diwaspadai. Sehingga jika ada virus, bakteri atau kuman penyebab penyakit yang masuk dapat dilawan.

 

dr Reisa menyebut, vaksin Covid-19 saat ini sedang dikembangkan dengan pengujian berlapis dan dipastikan aman untuk digunakan. Namun selain menggunakan vaksin, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (Memakai masker, mencuci tangan dan Menjaga jarak).

 

“Tapi ingat, vaksin bukan solusi total untuk menghilangkan virus. Datangnya vaksin COVID-19 bukan berarti pandemi langsung berakhir. Jadi, tetap terapkan disiplin protokol kesehatan 3M. Lindungi diri dan orang lain,” ujar dr Reisa.

 

Sumber: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)
Penulis:
Fotografer:
Editor:
Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page