City of Thousand Smiles

TPS3R Selindung Jadi Pilar Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

0

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang meresmikan mesin proses TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) Kawa Begawe Selindung, Kecamatan Gabek, Jumat (23/1/2026).

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, TPS3R Kawa Begawe Selindung memiliki kapasitas pengolahan hingga 10 ton sampah per hari, yang saat ini masih difokuskan untuk wilayah Selindung. Melalui TPS3R ini, sampah dipilah antara organik dan anorganik untuk kemudian diolah sesuai peruntukannya.

“Sampah organik diolah menjadi pupuk dan sejenisnya, sedangkan sampah anorganik diproses menjadi produk seperti konblok. Ini bagian dari upaya kita mengelola sampah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, dari hasil peninjauan masih terdapat beberapa proses yang perlu dioptimalkan, terutama terkait penataan mesin yang posisinya masih terlalu berdekatan. Ke depan, di area TPS3R tersebut juga akan dibangun fasilitas pengolahan sampah organik menjadi pupuk secara lebih maksimal.

Prof. Saparudin menambahkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah mengusulkan pembangunan lima unit TPS3R serupa kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Selain itu, juga direncanakan pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) untuk menangani residu sampah yang tersisa sekitar 20 persen dari proses TPS3R.

“Dengan adanya TPS3R dan TPST, ke depan sampah di Kota Pangkalpinang tidak lagi langsung dibawa ke TPA, tetapi diolah terlebih dahulu. Residu baru masuk ke TPST,” jelasnya.

Menurutnya, apabila lima TPS3R tersebut terealisasi, maka kapasitas pengolahan sampah dapat mencapai sekitar 100 ton per hari. Dengan kapasitas tersebut, persoalan sampah di Kota Pangkalpinang diharapkan dapat ditangani secara menyeluruh dan lebih ramah lingkungan.

“Harapannya, pengolahan seperti ini benar-benar menyelesaikan masalah sampah, bukan sekadar memindahkan sampah dari rumah ke TPA,” tutupnya.

Penulis : Coy/Maya
Editor : Ira/Dedy

Leave A Reply

Your email address will not be published.