Maulid Nabi Jadi Momentum Perbaiki Diri dan Jaga Kebersihan Lingkungan
PANGKALPINANG, DISKOMINFO — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Meleset, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Selasa (25/8/2026).
Dessy mengapresiasi antusiasme warga Kampung Meleset yang secara konsisten menggelar Maulid Nabi setiap tahun. Menurutnya, kemeriahan kegiatan tahun ini menunjukkan semakin besarnya partisipasi masyarakat.
Namun, ia mengingatkan agar Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sifat penyayang, lemah lembut, menjunjung persaudaraan, menjaga persatuan dan semangat gotong royong.
Selain nilai keagamaan, Dessy turut mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah fokus melakukan pembenahan kebersihan kota, tetapi upaya tersebut membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Kalau setiap kampung, setiap kelurahan, setiap kecamatan itu bersih, Kota Pangkalpinang pasti bersih. Karena dari kecil-kecil ini jadi besar,” katanya.
Ia juga meminta warga tidak menjadikan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sampah serta saling mengingatkan apabila menemukan perilaku yang dapat mencemari lingkungan.
Dessy mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpancing isu yang beredar di media sosial. Peran orang tua, tokoh masyarakat dan para sesepuh dinilai penting untuk menjaga lingkungan tetap kondusif.
Dessy juga meminta doa dan dukungan masyarakat bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menjalankan berbagai program, termasuk pembenahan penerangan jalan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan lampu penerangan.
“Kami terus berusaha karena kita menggunakan uang pemerintah, tidak boleh sembarangan,” ujarnya.
Ia menegaskan pembenahan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran pemerintah. Dessy berharap masyarakat bersama pemerintah dapat menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban serta memperkuat persatuan demi mewujudkan Kota Pangkalpinang yang semakin maju.
Penulis : Coy/Maya
Editor : Ira/Dedy