Mengenal Prof Sri Rezeki Hadinegoro, Pahlawan Kesehatan Indonesia

Pangkalpinang – Diskominfo

 

Dibalik perjuangan Indonesia memproduksi vaksin Covid-19 secara mandiri, ada upaya dan orang-orang yang memiliki andil besar. Salah seorang dari mereka adalah Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro.  Prof Sri mulai akrab dengan vaksin sejak dia bergelut dengan penyakit infeksi pada anak-anak. Bagi dia, kesehatan anak adalah ilmu tersulit dalam kedokteran. Alasannya sederhana, bayi dan anak-anak sulit untuk ditanya sehingga dokter punya tantangan tersendiri dalam memberikan diagnosis. Dari minatnya itu, Prof. Sri berpikir imunisasi perlu dilakukan lebih masif untuk mencegah terjangkitnya penyakit infeksi pada anak-anak. Seiring berjalannya waktu, Prof. Sri kemudian bertugas di RS Cipto Mangunkusumo dan semakin banyak bergelut dengan penyakit infeksi pada anak-anak.

 

Perjalanan Prof. Sri dalam memperjuangkan imunisasi semakin matang setelah dirinya didapuk sebagai Ketua Satgas Imunisasi dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan menjadi Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sampai saat ini. Sejak awal, Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia ini menyadari permasalahan kesehatan anak-anak Indonesia cukup besar. Kesadaran tentang betapa pentingnya vaksin semakin terpupuk setelah dirinya pindah tugas ke Jakarta dan merintis program karang balita, yang kemudian bertransformasi menjadi posyandu.

 

“Jadi kalau mau melihat standar sejahteranya satu negara, imunisasi adalah salah satu indikatornya," kata Prof Sri dalam Dialog Produktif bertema ‘Berjuang Tanpa Lelah Menyiapkan Vaksin’ yang digelar di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (10/11/2020).

 

 

Bagi perempuan kelahiran Solo, 3 Mei 1946 ini, vaksinasi atau imunisasi merupakan standar kesejahteraan sebuah negara. Cakupan vaksinasi yang luas, memberi gambaran sejauh mana negara tersebut maju- baik secara ekonomi atau sosialnya.

 

Dalam upaya pencegahan penyakit, Prof. Sri menyebut, untuk pencegahan penyakit ada dua aspek dasar yang harus dipenuhi oleh negara, yakni air bersih yang merata dan imunisasi. Saat dua hal ini bisa disediakan oleh negara, maka 70 persen masalah kesehatan anak terkait infeksi dapat diatasi.

 

Guru Besar FKUI pada 2010 lalu ini, menempuh pendidikan kedokterannya di Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung dan lulus pada tahun 1972. Kemudian melanjutkan ke program spesialis FKUI dengan spesialisasi Ilmu Kesehatan anak hingga tahun 1983. Gelar doktor ilmu kesehatan anak didapatnya dari Universitas Indonesia pada tahun 1996. Selain itu, Prof.Sri juga sempat menempuh pendidikan tambahan di Jepang.

Sumber: 
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)
Penulis: 
-
Fotografer: 
-
Editor: 
-

Berita

Caption. (Pemkot Pangkalpinang) Dinas PUPR kerahkan ekskavator mengatasi sedimen dan mengangkat sampah di saluran Linggarjati, untuk menanggulangi genangan, Rabu (27/1/2021)
27/01/2021 | Ira, Reza, Pio
PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Mengatasi genangan air saat hujan deras, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas PUPR mengambil langkah cepat...
Caption. (Coy) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro menerima secara simbolis penyerahan bantuan laptop dan modem dari PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) di ruang OR kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (27/1/2021).
27/01/2021 | Coy
PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro menerima secara simbolis penyerahan...
Caption. (Reza) Asisten Administrasi Umum hadiri acara wisuda virtual sarjana angkatan VI & VII Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Ruang Pertemuan Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (27/01/2021). (REZA)
27/01/2021 | Eka
PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pangkalpinang, Erwandy menghadiri undangan wisuda virtual sarjana angkatan VI dan...
Caption. (lambok) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suryo Subandoro didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sarbini mengikuti webinar dengan tema akses internet mendukung pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa, selasa (26/1/2021) bertempat di ruang pertemuan lantai 2 kantor Wali Kota Pangkalpinang.
26/01/2021 | Seftia
  PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Pemerintah Kota Pangkalpinang yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suryo Subandoro didampingi...
Caption. (lambok) Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam menghadiri dialog Nasional Pra Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2021 secara virtual, di ruang OR kantor wali kota, Senin (25/1/2021).
25/01/2021 | Lambok, Reza
  PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam menghadiri dialog Nasional Pra Musyawarah Nasional VI...

Pages