Harga Emas Tak Pengaruhi Inflasi di Kota Pangkalpinang

Diskominfo, Pangkalpinang.

Era perekonomian modern sekarang ini, acap kali emas tak hanya sekedar digunakan sebagai perhiasan namun digunakan juga sebagai alat jaminan suatu negara dalam mencetak uang. Jika suatu negara akan mencetak uang baik kertas maupun logam, tentunya negara itu harus memastikan jaminan persediaan emasnya cukup. Selain itu emas juga bisa dijadikan sebagai cadangan devisa oleh suatu negara dan masyarakat pada umumnya, serta menggunakan emas ini sebagai salah satu bentuk investasi atau tabungan selain tanah, rumah ataupun saham.

Di Negara Indonesia harga emas sering mengalami perubahan,  hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti naik dan turunnya kurs mata uang dollar Amerika Serikat serta adanya perubahan harga emas di pasaran dunia sehingga mempengaruhi turun naiknya harga emas.

Dari hasil pantauan di beberapa toko emas di Kota Pangkalpinang,Senin (16/4/2017) terpantau harga emas cenderung mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga emas bulan lalu. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi perekonomian Kota Pangkalpinang yang tidak mengalami inflasi. Hanya saja meskipun tidak terjadi inflasi  namun hal ini tidak mempengaruhi harga emas di Kota Pangkalpinang.

Sementara itu berdasarkan informasi dari beberapa orang pemilik toko emas, seperti toko emas gunung kawi, update data harga emas dilakukan mereka setiap hari jam 12.00 wib. “Untuk emas dengan kadar 23 karat, kami jual seharga 210.000 per mata,” ungkap pemilik toko emas gunung kawi yang tidak bersedia memberikan identitasnya.

Menurut dirinya, harga emas memang mengalami kenaikan jika di bandingkan  bulan kemarin yaitu sebesar 205.000 per mata dan harga beli kembali untuk bulan ini sebesar 205.000. Hal ini berbeda dengan harga emas bulan kemarin  yang hanya berada pada kisaran harga 195.000 per mata. Sementara itu untuk harga emas gram toko mas Gunung Kawi mematok harga sebesar 556.000 per gram. Lain halnya dengan toko Emas Naga Mas yang mematok harga jual  emas di kisaran angka 192.500 per mata untuk kadar emas 96 persen dan harga beli kembali 187.500 per mata..  (Nov/ev)

.

Sumber: 
Diskominfo Kota Pangkalpinang
Penulis: 
Nov/wid
Fotografer: 
Nov
Editor: 
Zulfahmi

Berita

Insert Photo :Ikatan  Dokter Indonesia (IDI) cabang Pangkalpinang baru-baru ini menggelar Simposium dengan tema penanganan dan kesiapsiagaan terhadap Covid-19, Sabtu (14/3/2020) di Auditorium Rumah Sakit Kalbu Intan Medika Kota Pangkalpinang.
16/03/2020 | Lambok
Pangkalpinang-Diskominfo: Ikatan  Dokter Indonesia (IDI) cabang Pangkalpinang baru-baru ini menggelar Simposium dengan tema penanganan dan...
Insert Photo :Turnamen Bulutangkis Cheng Beng Cup 2020 yang diselenggarakan oleh PBVSI Bangka Belitung,Jumat (13/3/2020) di Gelanggang Olahraga City Sport Kota Pangkalpinang
16/03/2020 | Lambok
Pangkalpinang-Diskominfo: Sebanyak 257 atlet se-Bangka Belitung mengikuti ajang turnamen bulutangkis cheng beng cup 2020 yang diselenggarakan oleh...
Insert Photo :Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang menggelar Workshop terkait pengumpulan dan pengolahan data sektoral, Rabu (11/3/2020) di Hotel Puri 56 Kota Pangkalpinang
16/03/2020 | pio
Pangkalpinang-Diskominfo: Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang menggelar Workshop terkait...
Insert Photo : Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan melaksanakan senam bersama dan gotong royong membersihkan lingkungan, Jumat (13/3/2020) di Perumahan Tampuk Pinang Pura Kota Pangkalpinang
13/03/2020 | Pio
Pangkalpinang-Diskominfo: Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui...
Insert Photo : Kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi terkait pencegahan dan pengendalian Infekasi Coronavirus tingkat Kota Pangkalpinang, Kamis (12/3/2020) di ruang Pertemuan BAPPEDA Kota Pangkalpinang
12/03/2020 | Pio
Pangkalpinang-Diskominfo: Dinas Kesahatan dan PPKB Kota Pangkalpinang menggelar Sosialisasi dan Koordinasi terkait pencegahan dan pengendalian...

Pages